WordPress contact form plugin

Facebook Posts

Unable to display Facebook posts.
Show error

Error: Error validating application. Application has been deleted.
Type: OAuthException
Code: 190
Please refer to our Error Message Reference.

Ngiklan Produk Lewat Vlogger? Efektif ngga, sih?

Memasuki era yang segala hal kini menggunakan sistem digital dan menggunakan jaringan internet kini membuat masyarakat mengalami pergeseran kebiasaan sehari-hari. Salah satunya dengan mengkonsumsi tayangan video-video yang diunggah pada website Youtube. Kehadiran content creators termasuk para vlogger  berperan penting pada isi yang ada pada website-website seperti Youtube. Mereka pun berperan menjadi “papan reklame” yang mendatangkan massa baru bagi brand.

Data yang dilansir oleh Marketeers mengungkapkan, bahwa sebanyak 78% dari netizen mengaku dengan rutin menonton video online setiap minggunya, sementara sisanya sebanyak 55% menonton online setiap harinya. Fakta unik lainnya juga menunjukkan bahwa saat teks dan video berada di satu area yang sama, studi menemukan bahwa 60% pengunjung situs online akan menonton video sebelum membaca teks.

Berbagai laporan menyebut bahwa tahun lalu pasar iklan digital Indonesia menyentuh Rp 13 triliun, dengan porsi media sosial Rp 8,5 triliun. Sedangkan pada tingkat global sendiri, nilai iklan video online diperkirakan menyentuh Rp 478 triliun pada tahun 2019.

 

Source: Wikipedia

Dari data-data di atas, yang perlu diperhatikan sebuah brand ketika beriklan lewat video adalah mengetahui apa sih tujuan dari iklan tersebut? Hal ini dikarenakan fakta bahwa konsumen akan dan telah dibombardir sekitar 4.000 iklan per harinya dan dapat membuat para konsumen merasa bosan. Partha Kabi, Technical Advisor Maxus Indonesia pun berpendapat, “Karenanya, marketer dan advertiser mesti menyalurkan personalized content & experience kepada mereka. Salah satu lewat konten video,”

Ketika brand telah memilih untuk membuat video, langkah selanjutnya yang dapat menimbulkan dilema adalah menciptakan video yang berhasil ditonton oleh banyak, dan hal tersebut pun bukanlah hal yang mudah. Tak ada rumus yang pasti bagi sebuah brand untuk membuat video viral. Justru banyak terjadi saat sebuah video dianggap biasa-biasa saja, namun hadir di momen yang tepat dan berdampak viral.

Rate This Article