WordPress contact form plugin

Facebook Posts

Astagaaa admin sampe ngakak nonton video iniiii! Ceritanya si pebisnis ngeyel bangettt ngga pisahin duit pribadi sama duit usaha. Eh, bener kannnnnn jadi masalah gedeeeee! Ngga percaya? Buruan tonton videonya! ... See MoreSee Less

View on Facebook

Haaaaaloooooo!

Saatnya pengumuman pemenang kuis video #AccurateMan buat dapetin VOUCHER NONTON di XXI Rp. 200.000,- dan PULSA Rp. 50.000,-

Pemenang dipilih secara acak, untuk yang beruntung mendapatkan VOUCHER XXI 200K masing-masing untuk 2 orang adalah;

Wibi Sana Rachmat
Ellen Ardianti Soo

Untuk pemenang masing-masing pulsa Rp. 50.000,- adalah;

Toshiko Potoboda
Annisa Zainat Rahimi
Afifah Khairunnisa

----------------------------------------------------------------------

Untuk semua pemenang akan kami kirim direct message untuk memberikan alamat dan data pribadi. Yang belum menang, jangan sedih jangan gaau, coba di kesempatan selanjutnya, yaaaa! 😉😉😉😉
... See MoreSee Less

View on Facebook

ADD AKUN AKU YA ... See MoreSee Less

View on Facebook

Jangan Sampai Kayak Gini, Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha Mulai Saat ini juga!

Memisahkan antara uang pribadi dengan uang usaha adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap pengusaha. Jika Anda sebagai entrepreneur tidak memisahkan antara uang pribadi dan uang usaha, maka badai kehancuran akan menghampiri Anda.

Di Indonesia masih cukup banyak pengusaha yang mencampuri keuangan usaha dengan keuangan bisnis mereka. Bahkan mereka menganggap kondisi seperti ini tidak akan mempengaruhi bisnis yang ia jalankan. Padahal anggapan dan realitanya akan berbeda dengan apa yang bisa saja terjadi.

Banyak pertanyaan yang muncul pada setiap pengusaha seperti mengapa harus memisahkan pribadi dan usaha, bagaimana cara memisahkan rekening pribadi dan rekening usaha. Padahal cara pemisahannya cukup mudah. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memisahkan uang usaha dengan uang pribadi.

Ada beberapa alasan yang mengharuskan Anda harus memisahkan antara uang pribadi dan uang bisnis. Untuk menjadi pengusaha kelas atas, Anda harus segera memisahkan antara uang pribadi dan uang bisnis mulai sekarang juga.

Alasan Mengapa Anda Harus Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha

Menjadi Pengusaha Profesional

Anda tentunya ingin menjadi seorang pengusaha profesional bukan? Meskipun usaha yang Anda jalankan saat ini masih dalam skala kecil, Anda harus segera memulai memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Hal ini akan membantu Anda untuk menjadi seorang pengusaha yang profesional.

Sebagai Alat Analisis Bisnis

Bagaimana total kekayaan Anda yang di dapatkan dari bisnis bisa di analisis? Tentunya cara menganalisisnya adalah dengan cara melihat kondisi keuangan usaha Anda dalam periode tertentu. Salah satu menganalisisnya adalah dengan memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Sehingga akan terlihat jumlah keuangan hasil usaha yang sudah didapatkan.

Hingga saat ini masih cukup banyak pengusaha yang belum memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Akibatnya, mereka kesulitan dalam menganalisis total kekayaan yang telah diraihnya dari hasil bisnis tersebut.

Terhindar dari Kebangrutan

Siapa sih pengusaha yang mau mengalami kebangkrutan? Tidak ada bukan, termasuk Anda pun tidak akan mau bisnis yang sudah dijalankan sejak dahulu harus bangkrut hanya karena Anda tidak memisahkan uang pribadi dan uang bisnis.

Seperti yang ada dalam cerita video dibawah ini. Gimana kan kalo Anda memiliki seorang istri yang diceritakan pada video yang akan Anda saksikan berikut ini. Semoga hal ini tidak terjadi kepada Anda, sebaiknya mulai sekarang Anda pisahkan uang pribadi dan bisnis Anda.

Memudahkan Anda Menyusun Laporan Keuangan dan Pajak

Dengan memisahkan uang pribadi dan uang usaha, maka Anda bisa mudah dalam melakukan penyusunan laporan keuangan maupun dalam penyusunan laporan pajak. Tentunya ini akan memudahkan dalam menyusun laporan keuangan, karena cukup memasukan biaya-biaya yang sudah digunakan hanya untuk operasional perusahaan.

Cara Pisahkan uang Pribadi dengan uang Bisnis

Bikin Rekening Tersendiri

Bikin rekening bukanlah hal yang sulit. Hampir semua orang kini sudah memiliki rekening sendiri, terkadang satu individu memiliki lebih dari satu rekening yang berbeda-beda bank dan untuk memisahkan uang harian serta uang tabungan.

Jika Anda seorang pegawai, pasti Anda melakukan hal tersebut. Lalu, jika Anda beralih profesi dari karyawan menjadi pengusaha apakah hal tersebut tetap berlaku? Yah tetap berlaku, Anda harus memisahkan rekening pribadi dan rekening usaha.

Jangan sampai konsumen Anda mengirimkan uang tagihan melalui rekening pribadi Anda. Sebab hal ini akan berbahaya bagi keberlangsungan bisnis.

Jangan Membawa ATM Usaha Ketika Bepergian

Umumnya setiap orang yang pergi kemanapun akan selalu membawa ATM di dompetnya. Anda harus letakan ATM rekening usaha di rumah. Jika tidak nanti Anda malah memakainya untuk belanja atau kebutuhan saat bepergian tersebut.

Mengapa Saya Harus Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha?

Pertanyaan seperti ini sering sekali dilontarkan oleh para pengusaha, terutama pengusaha pemula. Mereka sangat sungkan untuk memisahkan uang pribadi dan uang usaha. Bahkan ada yang beranggapan bahwa uang hasil usaha harus mereka nikmatin.

Memang uang yang dihasilkan dari laba usaha boleh Anda nikmati, tetapi yang tak boleh Anda lupakan adalah pengembangan usaha. Anda harus inget bagaimana mengembangkan usaha agar usaha Anda bisa lebih berkembang dan maju. Dan uang usaha yang dinikmati pun tidak boleh terlalu banyak.

Keuntungan Usaha Bukan Pendapatan

Banyak pengusaha yang belum mengetahui arti dari keuntungan dan pendapatan. Karena, mereka berpikir setiap keuntungan merupakan pendapatan yang mereka miliki. Nah, Anda harus memahami bahwa keuntungan yang Anda dapatkan harus digunakan sebaik mungkin untuk pengembangan usaha, bukan untuk sekedar kepentingan pribadi.

Untuk menikmati keuntungan tersebut, Anda bisa mengaji diri Anda sendiri dengan mengambil beberapa dari hasil keuntungan tersebut. Yang diambil pun jangan terlalu besar, karena Anda harus menyisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha yang lebih penting.

Gimana Cara Pisahin Uang Pribadi dan Uang Usaha ?

Ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan bisnis Anda. Yakni dengan menggunakan software pembukuan atau yang lebih dikenal dengan software akuntansi. Software ini akan membantu Anda melakukan catatan-catatan transaksi yang terjadi. Termasuk dalam melakukan rekonsiliasi Bank. Atau Anda bisa langsung mentransfer hasil keuntungan bisnis ke rekening usaha Anda.

Kemudahan ini bisa Anda dapatkan ketika menggunakan Accurate Online (AOL) untuk software pembukuan. Dengan adanya fitur rekonsiliasi bank tersebut akan membantu Anda dalam mengimpor data keuangan usaha yang terdapat di rekening koran pada internet banking. Asalkan Anda harus memulai menginput setiap transaksi sejak awal, maka keuntungan dari laporan keuangan bisa disisihkan ke rekening usaha dan rekening pribadi Anda.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha?

Jika Anda tidak bisa memisahkan antara rekening usaha dan pribadi, maka kejadian seperti dalam video ini bisa saja menyerang Anda. Kejadian apakah itu? Penasaran, langsung saja cek video ini.

Rate This Article