WordPress contact form plugin

Facebook Posts

MASIH KEBURUUUUU buat belanja manjaaaah di HARBOLNAS ACCURATE ONLINE! Ayo dong masa 2018 orang-orang udah canggih, Anda masih ajaaa pusing ngatur data keuangan! ... See MoreSee Less

View on Facebook

Acuan Bisnis Vapor: Curi Tipsnya Dari Jakarta Vapor Shop!

Bagi Anda yang sangat tertarik untuk berbisnis vapor, intip hasil wawancara pemilik dari salah satu toko Vapor unggulan Indonesia, Jakarta Vapor Shop atau biasa disingkat dengan JVS yang telah dilansir melalui Tirto tersebut sebagai reverensi untuk semakin mematangkan rencana bisnis Anda.

 

Tahun JVS Berdiri dan Perkembangannya

Budiyanto, sebagai pemilik mengaku bahwa ia seorang perokok berat, yang memutuskan untuk mencoba vapor dan berhenti merokok. Ia sempat berpikir pasti banyak orang yang serupa dengannya, lalu ia mencoba untuk menjual vapor dan perlengkapannya secara online. Disambut dengan baik oleh banyak kalangan, ia memutuskan untuk membuka toko secara offline yang ada berlokasi di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan.

 

Apa Saja Barang Vapor yang Dijual di JVS?

Jakarta Vapor Shop atau biasa disingkat dengan JVS tersebut menjual semua varian yang dibutuhkan para penikmat vapor. Dari segi alat vapor tersebut, mereka menjual produk-produk buatan AS, meskipun dengan harga yang lebih mahal, produk-produk buatan AS dengan harga lebih dari 1 juta Rupiah. Sedangkan, dengan produk yang lebih terjangkau datang dari produk-produk buatan Cina yang juga sangat dicari konsumen.

Perbedaan lain yang ada pada produk vapor Cina dan US adalah pada produk US terdapat material chip pada mesin vapor, yang akan berpengaruh pada kinerja sebuah vapor saat pembakaran agar menjadi lebih stabil. Harga yang dibandrol dari Rp 300 ribu untuk buatan Cina, dan di atas Rp 1 juta untuk buatan US. Namun, dalam perjalanannya, kualitas produk Cina ikut memperbarui kualitasnya sehingga kini produk mereka seimbang.

 

Bagaimana dengan produk buatan Indonesia?

Ada fakta unik mengenai produk lokal. Faktanya, produk lokal Indonesia sangat laris di kalangan pecinta vapor karena harganya yang bersahabat, yaitu sekitar Rp 150 ribu. Selain itu, produk lokal dinilai memiliki cita rasa yang pas dengan konsumen vapor Indonesia. Karena jika dibandingkan dengan produk lain, sebagai contoh asal Malaysia yang memiliki taste terlalu manis, sedangkan US tidak manis, sehingga produk lokal tepat berada di tengah. Rasa dari produk liquid vapor lokal pun pas, tidak tidak terlalu dingin, tidak terlalu creamy. Liquid lokal yang banyak disuka itu rasa strawberi, coklat dan susu, juga yang aroma buah segar seperti jeruk dan mangga.

 

Mau tau info mengenai target market bisnis Vapor, tips merawat Vapor, cara menangani gossip negatif soal Vapor?

Intip jawaban di halaman selanjutnya

 

 

Rate This Article